Cara Perkembangbiakan Hewan

Secara umum hewan dalam berkembangbiak dapat dikelompokkan menjadi lima kelompok, yaitu: bertelur (ovipar), beranak/ melahirkan (vivipar), bertelur dan beranak (ovovivipar), fragmentasi (pemotongan bagian tubuh), dan terakhir dengan tunas. Berikut penjelasannya

Bertelur (ovipoar)

Ciri-ciri hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur adalah

–          Telur dikeluarkan dari tubuh induknya

–          Memiliki bulu sebagai alat penutup tubuhnya

–          Tidak memiliki daun telinga

–          Tidak memiliki kelenjar susu

–          Tidak menyusui anaknya

–          Tidak mengalami masa mengandung

Ada 3 kelompok hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur

  1. Pembuahan terjadi didalam tubuh induknya, perkembangan embrio terjadi didalam telur hingga menetas, dan telur dierami oleh induknya hingga menetas. Hewan yang termasuk dalam kelompok ini contohnya adalah jenis unggas seperti ayam, bebek, dll
  2. Pembuahan terjadi didalam tubuh induknya, perkembangan embrio terjadi didalam telur hingga menetas, dan telur tidak dierami oleh induknya hingga menetas. Hewan yang termasuk dalam kelompok ini contohnya adalah jenis reptil seperti buaya, cecak, dll
  3. Pembuahan terjadi diluar tubuh induknya, perkembangan embrio terjadi didalam telur hingga menetas, dan telur tidak dierami oleh induknya hingga menetas. Hewan yang termasuk dalam kelompok ini contohnya adalah jenis katak dan ikan

Beranak/ Melahirkan (vivipar)

Ciri-ciri hewan yang berkembangbiak dengan cara melahirkan/ beranak adalah

–          Memiliki daun telinga

–          Memiliki rambut sebagai penutup tubunya

–          Memiliki kelenjar susu

–          Menyusui anaknya

–          Melahirkan anak dari tubuh induknya

Proses pembuahan dan perkembangan embrio terjadi didalam rahim induknya. Proses ini yang disebut dengan masa mengandung. Hewan yang termasuk dalam kelompok ini adalah jenis mamalia seperti kambing, kuda, lumba-lumba, dll

Bertelur dan beranak (ovovivipar)

Proses perkembangan embrio terjadi didalam telur dimana telur tersebut masih tetap berada didalam tubuh induknya hingga menetas. Setelah menetas, individu baru tersebut keluar dari tubuh induknya. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivipar adalah ular boa, ular sanca, dan ular piton

Pemotongan bagian tubuh (fragmentasi)

Hewan yang berkembangbiak dengan cara fragmentasi dapat membentuk individu baru dari bagian potongan tubuhnya. Contoh hewan tersebut adalah planaria (cacing pipih)

Tunas

Tunas terbentuk dari dinding tubuh induk yang menonjol. Contoh hewan yang berkembang biak dengan tunas yaitu hydra dan anemon laut

1 Response so far »

  1. 1

    RioValdo said,

    Mantap brohh nilai gua 100😀


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: